Data adalah hal yang sangat penting. Begitu juga dengan data website sehingga perlu diperlakukan dengan hati-hati. Hal buruk dapat kapan saja terjadi, dan dapat membuat Anda kehilangan seluruh data website Anda.

Ada beberapa skenario umum yang bisa membuat Anda kehilangan data-data Anda.

1. Website Anda kena hack dan semua data dihapus.
2. Penyedia hosting Anda kehilangan data.
3. Penyedia hosting menghapus akun Anda dan semua data yang ada di dalamnya.

Karenanya, Anda perlu melakukan proteksi serta backup WordPress secara teratur. Ada beberapa cara untuk melakukan backup WordPress. Salah satunya adalah dengan menggunakan plugin UpdraftPlus.

Apa itu Plugin UpdraftPlus?

UpdraftPlus adalah salah satu plugin backup WordPress terbaik. Instalasi aktif di lebih dari 3 juta website membuktikan bahwa memang banyak yang menyukai plugin ini.

UpdraftPlus memiliki versi berbayar dan gratis. Dengan menggunakan versi berbayar Anda mendapatkan fitur migrasi website dan incremental backup. Jika Anda tidak membutuhkannya versi gratisnya sudah lebih dari cukup karena memiliki banyak fitur.

Fitur UpdraftPlus antara lain:
– Full-backup atau Partial-backup (database,plugi,tema, atau file upload saja)
– Merestorasi hasil backup
– Mengatur backup agar berjalan secara otomatis
– Menyimpan hasil backup ke cloud storage seperti Dropbox, Google Drive, Amazon S3, Rackspace, dll

Fitur penyimpanan backup ke cloud memberikan tambahan keamanan karena data Anda yang berharga tidak disimpan di tempat yang sama dengan website. Jika website Anda di hack dan semua data dihapus Anda masih mempunyai cadangan di cloud.

Apa yang Membuat UpdraftPlus Spesial?

Salah satu hal yang sering tidak diperhatikan ketika memilih plugin untuk backup adalah proses restorasi file backup itu sendiri.
Menginstall plugin backup dan seting konfigurasi biasanya cukup mudah dilakukan. Tapi ketika masuk ke proses restorasi file, kebanyakan plugin tidak memiliki fitur ini di versi gratis.

UpdraftPlus tidak demikian, plugin ini memberikan fitur restorasi di versi gratisnya. Bahkan memberi opsi untuk menyimpan file backup di penyimpanan cloud favorit seperti Dropbox dan Google Drive.

Apa yang dibutuhkan?

Tutorial ini akan menjelaskan secara lengkap langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat backup WordPress, menyimpan file backup ke Dropbox atau Google Drive dan melakukan restorasi file WordPress. Untuk itu Anda membutuhkan:

1. Akses ke dashboard admin WordPress
2. Akun Dropbox atau Google Drive
3. Plugin UpdraftPlus

Cara Backup WordPress dengan Plugin UpdraftPlus

1. Install Plugin UpdraftPlus

Sama seperti cara menginstal semua plugin yang ada di direktori plugin WordPress, Anda perlu login ke dashboard untuk menginstal plugin UpdraftPlus.

  1. Dari dashboard klik App Plugins kemudian klik Add New.
  2. Ketik UpdraftPlus atau backup di kolom pencarian.
  3. Klik Install kemudian klik Activate.
Install Plugin UpdraftPlus

Kami memiliki tutorial lengkap cara menginstall plugin jika Anda ingin mengetahui langkah detail dalam menginstall plugin.

2. Setting Konfigurasi UpdraftPlus

Untuk mengakses halaman konfigurasi UpdraftPlus bisa dilakukan dengan memilih menu Settings > UpdraftPlus Backups dari dashboard.

Untuk melakukan setting konfigurasi pilih tab Settings.

Konfigurasi UpdraftPlus
  • Backup schedule: pengaturan ini berfungsi untuk mengatur seberapa sering backup akan dilakukan. Ada pilihan untuk membuat backup setiap 2 jam sekali hingga sebulan sekali. Silakan pilih weekly untuk melakukan backup setiap 7 hari.
  • Angka yang ada pada kolom disamping and retain this many scheduled backups berfungsi untuk mengatur berapa banyak backup terakhir yang disimpan. Pilih 2 atau 3, karena semakin besar angka yang Anda isi, semakin banyak space yang dibutuhkan akun Dropbox Anda.

3. Menghubungkan UpdraftPlus dengan Dropbox

Pilih logo Dropbox untuk menentukan tujuan backup WordPress.

Dropbox

Setelah memilih Dropbox sebagai lokasi penyimpanan backup, klik tombol Save Changes yang ada di bagian bawah halaman Settings.

Setelah Anda menekan tombol Save Changes maka proses penyambungan UpdraftPlus dengan Dropbox dimulai. UpdraftPlus akan menampilkan pop-up yang berisi link untuk menyambungkan UpdraftPlus dengan Dropbox.

Otentifikasi

Dengan melakukan klik pada link tersebut Anda akan diarahkan menuju ke halaman login Dropbox, jika Anda belum login ke Dropbox. Login dengan akun Dropbox Anda. Jika Anda belum punya akun, Anda dapat membuatnya dengan klik pada link Create an account atau Anda bisa klik disini.

Login Dropbox

Setelah Anda login Anda harus memberikan ijin agar UpdraftPlus bisa mengakses Dropbox.

Anda tidak perlu khawatir, UpdraftPlus hanya akan mengakses folder Dropbox → Apps → UpdraftPlus.Com di Dropbox Anda.

Authorize

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan untuk menyelesaikan proses ini adalah dengan klik tombol Complete setup.

Complete Setup

4. Menghubungkan UpdraftPlus dengan Google Drive

Untuk masalah kapasitas penyimpanan gratis, Google Drive jauh lebih superior dibadingkan dengan Dropbox. Dropbox hanya memberikan 2 GB pada akun gratis, sedangkan Google Drive memberikan 15 GB kapasitas secara gratis.

Tentunya kapasitas yang lebih besar bisa digunakan untuk menampung file backup WordPress yang lebih banyak. Atau jika kapasitas website Anda besar tentunya lebih cocok jika disimpan di Google Drive.

Langkah yang diperlukan untuk menghubungkan UpdraftPlus dengan Google Drive sama dengan cara yang digunakan saat menghubungkan dengan Dropbox.

Pilih logo Google Drive untuk menentukan tujuan backup WordPress.

Google Drive

Setelah memilih Google Drive sebagai lokasi penyimpanan backup, klik tombol Save Changes yang ada di bagian bawah halaman Settings.

Setelah Anda menekan tombol Save Changes maka proses penyambungan UpdraftPlus dengan Google Drive dimulai. UpdraftPlus akan menampilkan pop-up yang berisi link untuk menyambungkan UpdraftPlus dengan Google Drive.

Otentifikasi

Dengan melakukan klik pada link tersebut Anda akan diarahkan menuju ke halaman login Google, jika Anda belum login ke Google. Login dengan akun Google Anda. Jika Anda belum punya akun, Anda dapat membuatnya dengan klik pada link Create an account.

Login Google

Setelah Anda login Anda harus memberikan ijin agar UpdraftPlus bisa mengakses Google Drive.

Anda tidak perlu khawatir, UpdraftPlus hanya akan mengakses folder My Drive → UpdraftPlus di Google Drive Anda.

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan untuk menyelesaikan proses ini adalah dengan klik tombol Complete setup.

Complete Setup

5. Backup WordPress

Setelah UpdraftPlus di website Anda terhubung dengan akun Dropbox atau Google Drive, sekarang saatnya membuat backup WordPress pertama Anda.

Masuk ke tab Backup / Restore kemudian klik tombol Backup Now.

Backup Now
Upload

Begitu proses upload selesai, Anda bisa melihat status proses backup di bagian Last log message dan Anda bisa melihat file backup ada di Existing backups.

Jika Anda mau, Anda bisa download backup WordPress tersebut ke komputer sebagai cadangan.

Existing backup

Cara Restorasi WordPress dengan Plugin UpdraftPlus

Membuat backup WordPress dengan menggunakan UpdraftPlus memang mudah, tapi bagaimana dengan merestorasi WordPress?

Ini adalah salah satu keunggulan yang dimiliki plugin UpdraftPlus. Selain proses backup WordPress yang mudah dilakukan, proses restorasi file pun terbilang mudah dilakukan. Untuk memberikan contoh proses restorasi, kami melakukan reset WordPress dengan menggunakan plugin WP Reset.

Reset

Skenario ini mungkin saja terjadi pada pengguna WordPress, atau website Anda di hack dan kemudian file-file penting dihapus. Dan dengan menggunakan plugin UpdraftPlus semua data dan file bisa dikembalikan lagi. Dan jika Anda menggunakan versi premium Anda bahkan bisa mengunci halaman setting UpdraftPlus dengan password. Jadi orang lain tidak bisa menghapus file backup yang Anda punya.

1. Install dan Setting Konfigurasi UpdraftPlus

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menginstall ulang plugin UpdraftPlus. Setelah proses instalasi selesai, sambungkan kembali plugin UpdraftPlus dengan akun Dropbox.

Jika sudah terhubung kembali dengan Dropbox, buka tab Backup / Restore kemudian pilih Rescan remote storage untuk mencari file backup yang ada di Dropbox.

Existing backup

UpdraftPlus akan mencari semua file backup yang ada di Dropbox dan menampilkan daftarnya di bagian Existing backups.

Existing backup

2. Restorasi Backup

Langkah kedua yang harus dilakukan adalah memilih file backup yang akan direstorasi kemudian klik tombol Restore.

Sebelum memulai proses restorasi, UpdraftPlus akan menanyakan file mana saja yang ingin direstorasi ke website Anda. Anda bisa memilih untuk mengembalikan tema, plugin, atau folder upload. Klik tombol Next setelah Anda memilih file mana saja yang akan direstorasi.

Proses Restore

UpdraftPlus kemudian akan melakukan download file yang Anda pilih dari Dropbox ke hosting Anda. Anda bisa saja mendapatkan warning seperti yang kami dapat ketika proses download selesai.

Proses Restore

Klik tombol Restore untuk memulai proses restorasi. Proses ini memakan waktu beberapa menit, tergantung dari besarnya file backup Anda.

Proses Restore

Anda bisa melihat proses yang dilakukan di Activity log. Warning atau error akan ditampilkan disitu. Jika semua proses telah selesai, klik Return to UpdraftPlus configuration untuk kembali ke halaman setting UpdraftPlus.

Di halaman itu Anda punya pilihan untuk menghapus file lama sebelum proses restorasi dimulai. Jika Anda yakin website Anda sudah kembali seperti semula, Anda bisa menghapus file lama tersebut dengan klik tombol Delete Old Directories.

Old

Kesimpulan

Banyak pengguna baru WordPress yang meremehkan backup. Padahal membuat backup adalah hal terpenting yang harus dilakukan setiap pengguna WordPress. Dengan melakukan backup Anda bisa mengamankan data-data penting seperti tema, plugin, gambar, dan database website Anda.

Backup WordPress secara teratur dapat memastikan Anda memiliki cadangan file yang paling update.

Dengan menggunakan plugin seperti UpdraftPlus, Anda bisa menjadwalkan seberapa sering backup WordPress dilakukan dan mengatur berapa banyak file backup yang disimpan.

Plugin UpdraftPlus sendiri menawarkan fitur penyimpanan cloud seperti Dropbox, Google Drive atau Microsoft OneDrive. Ini adalah cara terbaik untuk menyimpan backup.

Jika Anda menginginkan fitur lebih seperti migrasi, reporting, atau incremental backup, Anda bisa menggunakan UpdraftPlus Premium.

Sekarang Anda sudah mengetahui cara backup WordPress otomatis secara teratur dan menyimpannya ke akun Dropbox atau Google Drive Anda.

Silakan tuliskan pertanyaan maupun pengalaman Anda dalam membackup menggunakan UpdraftPlus pada kolom komentar di akhir halaman ini.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *