Dalam artikel ini, Ayo Bikin Website akan membahas cara install WordPress di localhost agar Anda bisa menyiapkan web server lokal untuk mengembangkan dan menguji situs WordPress secara offline.

Karena menurut kami menyiapkan environment yang dihosting secara lokal merupakan langkah penting dalam setiap proyek pengembangan WordPress.

Situs WordPress yang dihosting secara lokal berarti situs tersebut hanya bisa diakses oleh orang-orang di jaringan Anda. Jadi, situs seperti ini bisa menjadi environment yang aman untuk menguji fitur baru dan metode pemecahan masalah.

Persiapan Install WordPress di Localhost

Berhubung WordPress offline ini nanti akan membutuhkan database dan database user, maka kita pun harus membuatnya terlebih dahulu di database local pc.

Langkah ini diperlukan karena WordPress akan menggunakan database tersebut untuk mengelola data-data yang akan dibuat nantinya.

Selain membutuhkan database, untuk install WordPress di localhost diperlukan web server (seperti Apache), bahasa pemrograman PHP.

Untungnya, kita bisa menggunakan software XAMPP, yang merupakan akronim dari cross (x)-platform, Apache, MySQL, PHP, dan Perl. Dengan tool ini, Anda bisa menginstal semua elemen tersebut dengan cepat dan mudah.

Langkah-langkah yang perlu dipersiapkan sebelum menginstall WordPress di localhost adalah:

  1. Download dan install XAMPP
  2. Menjalankan XAMPP dan membuat database
  3. Download WordPress

1. Download dan Install XAMPP

Untuk download XAMPP Anda harus membuka website Apache Friends dan memilih link unduhan yang relevan di homepage:

Download XAMPP

Setelah Anda berhasil download, install XAMPP seperti Anda menginstall software lainnya.

2. Menjalankan XAMPP dan Membuat Database

Setelah Anda install XAMPP jalankan XAMPP Control Panel. Anda bisa klik dua kali pada shortcut di Desktop atau melalui Start Menu.

XAMPP Control Panel

Klik Start pada Apache dan MySQL.

Apache adalah web server yang akan kita gunakan untuk install WordPress di localhost, sedangkan MySQL adalah software database management yang akan kita gunakan untuk membuat database WordPress.

Buka phpmyadmin

Setelah Apache dan MySQL jalan, klik tombol Admin MySQL untuk membuka halaman pengelolaan database.

Untuk membuat database, pilih tab Database, ketikkan nama database (di sini kami menggunakan WordPress), pastikan menu drop-down berikutnya sudah diatur ke Collation, lalu klik Create:

Create Database

Anda bisa menggunakan user bawaan dari XAMPP untuk memasukkan data instalasi WordPress. Username nya adalah root dan tidak menggunakan password.

3. Download WordPress

Untuk download WordPress Anda perlu membuka halaman download di WordPress.org.

Download WordPress

Install WordPress di Localhost

Setelah semua persiapan siap, saatnya install WordPress di localhost.

1. Copy File WordPress

Buka folder XAMPP di komputer Anda, lalu bukalah folder htdocs, kemudian copy-kan file WordPress ke dalam folder ini.

Lebih mudahnya, buka Windows Explorer, lalu ketik C:\xampp\htdocs pada bagian folder address seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

htdocs

Folder htdocs merupakan folder yang dipakai untuk menaruh file-file yang bisa dibuka di browser. Jika kita menaruh selain di folder ini, maka browser tidak akan bisa membukanya.

2. Ekstrak File WordPress

File WordPress yang di download berupa file zip. Anda perlu mengekstrak file tersebut.

File hasil ekstraknya biasanya folder bernama ‘wordpress’, dan jika Anda ingin, Anda bisa mengganti nama folder ini menjadi nama yang Anda sukai, misalnya nama website Anda.

Disini saya menggantinya dengan nama ‘wp’. Jika diakses, hasilnya akan terlihat seperti gambar di bawah ini:

Ekstrak File

3. Install WordPress

Setelah selesai diekstrak, saatnya install WordPress di localhost.

Buka browser favorit Anda kemudian ketik http://localhost/nama_folder. Ganti nama_folder dengan folder yang Anda gunakan ketika ekstrak file. Kalau Anda tidak menggantinya berarti ketik http://localhost/wordpress.

Install WordPress di Localhost

Setelah muncul seperti gambar di atas, klik Let’s go! untuk mulai instalasi WordPress.

Disini Anda perlu memasukkan informasi nama databaseusername, dan password yang sudah Anda buat sebelumnya. Pada bagian Database Host isikan dengan localhost saja.

Install WordPress

Untuk kasus kami, datanya adalah sebagai berikut:

  • Database Name: wordpress
  • Username: root
  • Password:
  • Database Host: localhost
  • Table Prefix: wp_

Klik Submit.

Run Installation

Klik Run the installation.

Isi data-data yang dibutuhkan untuk admin dan nama website. Setelah itu klik Install WordPress.

Website Info

Setelah Anda klik tombol Install WordPress, proses instalasi akan berlangsung dengan otomatis, dan biasanya cukup 5 menit WordPress Anda sudah jadi.

Selamat! Anda sudah berhasil install WordPress di localhost.

Silahkan Login.

Login WordPress

4. Login WordPress

Anda bisa login dengan klik tombol Log In kemudian memasukkan username dan password yang Anda buat sebelumnya.

WordPress Login Page

Cara lain untuk login adalah dengan mengetikkan langsung alamat di browser. http://localhost/nama_folder/wp-admin.

Kesimpulan

Setelah Anda mengetahui cara install WordPress di XAMPP dan menyiapkan situs WordPress lokal atau offline untuk bereksperimen, langkah selanjutnya bergantung pada jenis proyek pengembangan yang akan Anda lakukan.

Saat menggunakan WordPress secara offline untuk pengembangan, Anda juga harus memiliki resource untuk memecahkan masalah dan meningkatkan kemampuan. Anda bisa membaca dan mengajukan pertanyaan kepada komunitas pengembangan WordPress di Stack Exchange, sebuah forum online besar atau menjadi member reguler di Forum dukungan WordPress.org.

Seperti yang sudah Anda pelajari, XAMPP adalah solusi canggih dan serbaguna untuk menyiapkan web server lokal. Tool ini menyediakan environment untuk instalasi WordPress, bereksperimen dengan pengaturan multisite, tweaking tema, dan banyak lagi.

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar cara install WordPress di XAMPP beri tahu kami pada kolom komentar di bawah ini!

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *