WordPress Theme

Setelah berhasil menginstall WordPress, maka langkah selanjutnya adalah mengelola WordPress serta mengubah theme (tampilan) atau tema WordPress Anda agar lebih menarik.

Tema adalah salah satu alasan orang-orang memilih WordPress. Cara mengganti tema WordPress juga cukup mudah. Ada banyak tema yang bisa digunakan dengan gratis di direktori resmi WordPress. Selain itu ada pula market place yang menual tema-tema premium, jumlah temanya pun banyak sekali.

Ada dua cara mengganti tema WordPress yang bisa dilakukan melalui dashboard, yaitu install langsung dari dashboard tema yang ada di direktori resmi dan upload tema dan install. Cara kedua dilakukan bila tema yang mau dipakai bukan dari direktori resmi.

Persiapan Sebelum Mengganti Tema WordPress

Sebelum mengganti tema, sebaiknya backup dulu website Anda untuk berjaga-jaga jika ada masalah pada tema baru. Anda bisa menggunakan plugin seperti UpdraftPlus untuk membuat full backup pada website Anda.

Jika Anda pernah menambah fitur tanpa menggunakan plugin, tapi langsung menambah pada tema, Anda perlu menyimpan kode yang Anda tulis dan menambahkannya pada tema baru jika Anda masih ingin fitur tersebut.

Ada baiknya Anda mengetes performa website sebelum mengganti tema agar Anda bisa membandingkan dengan tema baru Anda. Untuk melakukan tes bisa menggunakan Pingdom atau GTMetrix.

Jangan lupa untuk mengaktifkan Maintenance Mode. Dengan menggunakan Maintenance Mode, pengguna yang mengakses website Anda akan mendapat pemberitahuan bahwa website sedang masa perawatan.

Mengganti Tema WordPress

Ada 2 cara mengganti tema atau theme WordPress yaitu secara otomatis atau manual.
Otomatis: Kamu bisa langsung mencari tema/ template dari WordPress dan langsung menambahkannya via dashboard WordPress
Manual: Kamu bisa mencari tema dari pihak lain dan melakukan upload file template zip secara manual.

Install Tema dari Direktori WordPress Secara Otomatis

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menginstall tema dari direktori WordPress.

1. Login ke WordPress Dashboard

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah login ke WordPress dashboard. Secara default Anda bisa menggunakan alamat www.domain-anda.com/wp-admin atau www.domain-anda.com/wp-login.php untuk login ke dashboard.

Login WordPress

2. Pilih Menu Themes

Untuk memilih menu themes, Anda perlu klik atau mengarahkan kursor pada menu appareance kemudian klik Themes.

Mengganti Tema

3. Pilih Add New

Klik tombol Add New yang ada seperti pada gambar.

Add New Theme

4. Pilih Tema Yang Sesuai

Anda bisa memilih tema dari beberapa kategori yang disediakan atau menggunakan kolom pencarian jika tema yang Anda ingin gunakan tidak ada di kategori tersebut.

Pilih Tema

Kategori featured biasanya berisi tema yang direkomendasikan. Tidak semua tema bisa masuk daftar featured. Kategori popular berisi tema yang banyak dipakai pengguna WordPress. Sebisa mungkin pilih dari dua kategori ini.

5. Install Tema

Tekan tombol Install untuk menginstall tema. Anda bisa melihat tampilan dan demo dari tema tersebut sebelum menginstall dengan menekan pilihan Details & Preview.

Install Theme

6. Aktifkan Tema

Klik Activate untuk mengganti tema WordPress. Sebelum mengaktifkan sebaiknya periksa tampilan website Anda dengan memilih tombol Live Preview.

Aktifkan Tema

Perbedaan antara Live Preview dengan Preview saat akan menginstal tema adalah dengan menggunakan Live Preview Anda dapat melihat langsung perubahan website Anda dengan tema yang baru Anda install. Sedangkan Preview hanya menampilkan demo dari tema tersebut.

Jadi sebaiknya Anda gunakan fitur Live Preview sebelum mengaktifkan tema baru agar Anda mengetahui perubahan website Anda. Jika tidak sesuai dengan ekspektasi Anda bisa memilih tema yang lain.

Install Tema Secara Manual

Jika tema gratis yang ada di direktori tidak membuat Anda tertarik Anda bisa membeli tema dari market place seperti Theme Forest atau membeli tema premium seperti Genesis langsung dari developer. Tema yang Anda beli harus diinstall secara manual. Manual disini adalah Anda harus upload sendiri tema yang Anda beli.

Tapi tenang saja, prosesnya sama mudahnya dengan menginstall dari direktori resmi. Langkah-langkah yang dibutuhkan untuk upload tema pun hampir sama.

Sebelum mengikuti langkah-langkah di bawah ini, terlebih dulu Anda harus mengunduh plugin ke komputer dan pastikan plugin tersebut menggunakan format zip, yaitu file plugin tersebut diakhiri dengan ekstensi “.zip“.

Langkah no 1 – 3 sama dengan cara install plugin pertama.

1. Login ke WordPress Dashboard

Login dengan menggunakan alamat www.domain-anda.com/wp-admin atau www.domain-anda.com/wp-login.php.

2. Pilih Menu Themes

Setelah Anda masuk ke dalam dashboard, Anda perlu klik atau mengarahkan kursor pada menu appareance kemudian klik Themes.

3. Pilih Add New

Klik tombol Add New.

4. Upload Tema dari Komputer

Klik tombol Upload Theme seperti pada gambar.

Upload Tema

5. Install Tema

Pilih file tema dalam bentuk .zip dari komputer kemudian klik Install Now.

Install Tema

6. Aktifkan Tema

Klik Activate untuk mengganti tema WordPress.

Aktifkan Tema

Gunakan pilihan Live Preview untuk melihat tampilan website sebelum mengganti tema WordPress.

Setelah Mengganti Tema WordPress

Setelah mengganti tema WordPress, ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum mematikan Maintenance Mode.

1. Tes Website

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek keseluruhan website mulai dari tampilan, fungsionalitas, hingga widget.

2. Cek Kompabilitas Browser

Cek tampilan website Anda diberbagai browser. Ada kemungkinan browser menampilkan website Anda sedikit berbeda.

Cek website Anda dengan Chrome, Firefox, Safari hingga Edge.

3. Matikan Maintenance Mode

Setelah tampilan website sesuai dengan keinginan dan semua plugin berjalan dengan baik, Anda bisa mematikan Maintenance Mode. Dan semua orang yang mengunjungi website Anda akan melihat tampilan website baru Anda.

4. Tes Performance Website

Jangan lupa untuk mengetes performa website setelah Anda mengganti tema WordPress. Bandingkan dengan performa sebelum tema diganti. Jika performanya tidak sebagus sebelumnya Anda perlu melakukan inprovement pada website Anda.

Setelah Anda mengganti tema WordPress, saatnya Anda menambahkan fitur-fitur melalui plugin.