Membuat Post Baru

Untuk mendapatkan pengunjung, maka Anda perlu untuk membuat konten. Caranya adalah dengan membuat post baru.

Konten pada post pada dasarnya berupa artikel atau tulisan, dan bisa dilengkapi dengan gambar atau video sehingga membuat konten menjadi lebih menarik.

Mulai dari versi 5.0, WordPress mengubah cara membuat konten. Jika versi sebelum 5.0 menggunakan classic editor, maka mulai dari versi 5.0 WordPress menggunakan block editor yang dikenal dengan nama Gutenberg.

Block editor menawarkan kemudahan dibadingkan dengan editor lama. Dengan menggunakan block pengguna lebih mudah untuk memasukkan berbagai jenis konten. Modul ini membahas mengenai bagaimana cara menggunakan block editor untuk membuat konten di WordPress.

Apa itu Block Editor?

Block Editor adalah editor WordPress dengan konsep Block Based User Interface, dimana pembuatan konten menggunakan sistem blok. Editor ini dirilis bersamaan dengan rilis WordPress versi 5.0 dan menggantikan editor yang digunakan sebelumnya. Editor ini akan sangat memudahkan pengguna untuk membuat konten di WordPress.

Sebelum kita bahas lebih jauh tentang block editor, kita bahas sedikit mengenai perbedaan editor lama WordPress (classic editor) dengan block editor.

Classic editor mempunyai tampilan seperti berikut:

Classic Editor

Sedangkan jika Anda menggunakan WordPress versi 5.0 keatas maka tampilan konten editor Anda adalah sebagai berikut:

Block Editor

Perbedaan kedua editor tersebut sangat jelas terlihat. Classic editor terlihat seperti kebanyakan text editor (microsoft word) dengan banyak tombol untuk mengatur text pada bagian atas editor.

Block editor menggunakan metode yang berbeda untuk membuat konten yang disebut block. Setiap item yang Anda gunakan untuk membuat konten adalah sebuah block.

Ada bermacam-macam block yang tersedia di block editor, seperti paragraf, gambar, video, galeri, heading dan masih banyak lagi yang lainnya. Dan Anda masih dapat menambahnya dengan berbagai macam plugin.

Tampilan Block Editor

User interface/tampilan block editor secara umum dapat dibagi menjadi tiga bagian utama:

Block Editor
  1. Toolbar – Bagian kiri dari toolbar ini berisi beberapa tombol yang cukup fungsional dan terdapat navigasi untuk block. Sedangkan bagian kanan terdapat tombol untuk menyimpan dan mempublikasikan konten.
  2. Content – Ini adalah kolom untuk membuat konten. Sebagian besar waktu untuk membuat konten di WordPress akan dihabiskan di bagian ini.
  3. Setting – Penyesuaian konten dapat diatur melalui bagian ini. Anda dapat menyesuaikan konten secara keseluruhan atau masing-masing block.

Membuat Konten/Post Baru dengan Block Editor

Membuat konten di WordPress cukup mudah dilakukan. Anda hanya perlu untuk klik pada Posts -> Add New menu di halaman WordPress admin.

Klik pada tombol Add New tersebut akan membuka halaman block editor. Setelah itu Anda tinggal mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Cara Menambah Block Baru

Block pertama pada setiap post adalah judul. Secara default, block setelah judul adalah paragraf. Hal ini memungkinkan pengguna untuk langsung menulis artikel.

Add New Block

Klik tombol “+” untuk menambahkan block baru. Lalu pilih block yang Anda inginkan. Misalnya seperti paragraph, image, gallery, heading, ,table, dan lain-lain. Atau Anda dapat mengetikkan nama block yang Anda cari di kolom search untuk membantu Anda menemukan block yang Anda inginkan lebih cepat.

Add New Block

Ada cara lain untuk menambah block, yaitu dengan mengetik “/nama block“. Contohnya jika Anda ingin menambahkan gambar maka Anda bisa mengetik /image.

Add New Block

2. Membuat Tulisan

Pada dasarnya Anda dapat langsung menulis ketika membuka editor karena paragraph adalah block default pada block editor.

Paragraph

Pada bagian atas block paragraph terdapat beberapa opsi untuk formatting. Diantaranya adalah alignment (mengatur posisi teks), bold (menebalkan teks), italic (mencetak miring) dan link (memasukkan link/tautan).

Selain itu setiap block mempunyai pengaturan yang muncul pada sebelah kanan editor. Pengaturan yang muncul ini berbeda pada setiap block. Pada block paragraph Anda dapat mengatur ukuran dan warna teks, dan memberikan warna background yang berbeda.

Block Setting

Jika Anda ingin berganti paragraf, cukup tekan tombol enter.

Jika Anda ingin menulis heading, Anda tidak bisa menggunakan block paragraph. Anda harus menggunakan block heading. Toolbar yang dimiliki block heading ini kurang lebih sama dengan block paragraph.

Heading

Yang membedakan block heading dengan paragraph adalah di block heading Anda bisa memilih tinkatan heading, mulai dari heading 1 sampai heading 6. Anda bisa mengubah tingkatan heading di toolbar dengan klik tulisan H2.

3. Menambahkan Gambar

Untuk membuat konten lebih menarik, Anda dapat menambahkan gambar di dalam konten yang sedang Anda buat. Untuk menambahkan gambar Anda bisa menggunakan block image.

Add Image

Anda mempunyai tiga pilihan untuk menambah gambar, yaitu:

  • Upload – mengambil gambar dari komputer kemudian menambahkannya pada konten.
  • Media Library – Memilih gambar yang pernah Anda upload sebelumnya.
  • Insert from URL – Menggunakan gambar dari internet dengan memasukkan URL gambar tersebut.

Setelah Anda memilih gambar, tampilan block image menjadi seperti ini:

Toolbar formatting yang muncul setelah Anda memilih gambar adalah:

  • Alignment – berfungsi untuk mengatur gambar.
  • Link – untuk memasukkan link kedalam gambar, sehingga ketika di klik akan menuju ke url yang di-input.
  • Crop – digunakan untuk memotong gambar atau menyesuaikan ukuran gambar.
  • Replace – untuk mengganti gambar dengan gambar lain melalui upload, media library atau url.

Sama seperti block lainnya, block image juga punya pengaturan khusus di bagian kanan editor.

Anda bisa mengatur format gambar pada tab Styles, atau menambahkan teks alternatif jika gambar tidak muncul di halaman website di bagian Image settings. Anda juga bisa mengatur ukuran gambar yang tampil di halaman website, apakah ukuran asli gambar atau cukup ukuran sedang.

Pada block editor terdapat block Media & Text. Block ini sangat memudahkan pengguna untuk membuat keterangan tulisan tepat disamping gambar. Fitur ini tidak ada pada editor lama.

Media & Text

4. Membuat Tabel

Membuat tabel pada editor lama cukup merepotkan, Anda harus menggunakan HTML dan CSS atau memasang plugin khusus tabel. Saat ini WordPress memberikan block Table untuk memudahkan pengguna membuat tabel. Anda hanya perlu menambahkan block Table dan mengisi jumlah baris dan kolom yang diperlukan.

Add Table

Pada bagian block setting, Anda bisa melakukan pengaturan seperti mengubah tampilan tabel. Ada dua tampilan yang bisa dipakai. Anda juga bisa mengaktifkan header pada tabel.

5. Manambah Tombol

Tombol juga merupakan fitur baru yang ditambahkan WordPress pada block editor. Anda tidak akan menemukannya di classic editor. Dan banyak pengguna yang harus menambah plugin hanya untuk menambahkan tombol di konten yang sedang dibuat.

Block editor memiliki block Buttons yang bisa digunakan untuk menambah tombol di konten Anda dengan cepat.

Add Button

Pada block setting Anda dapat mengatur warna dan style tombol.

6. Menampilkan Konten dari Platform Lain

Anda bisa menampilkan konten dari platform lain. Cukup banyak platform yang didukung oleh WordPress. Misalnya:

  • Anda bisa menampilkan video YouTube di konten yang sedang Anda buat.
  • Anda juga bisa menampilkan postingan dari Facebook.
  • Twit-twit menarik dari Twitter bisa ditampilkan di website Anda.
  • Jika Anda mempunyai postingan Postingan Instagram yang sesuai dengan tema konten bisa ditampilkan.
  • Lagu dari spotify pun bisa ditambahkan ke website.
  • Selain YouTube, Anda juga dapat menampilkan video dari Vimeo.

7. Mengatur Susunan Block

Anda dapat dengan mudah mengatur susunan block. Pilih block yang ingin Anda pindah posisinya, kemudian Anda geser ketempat yang Anda inginkan.

Block

8. Mengatur Post Setting

Setiap konten dalam suatu post memiliki informasi tersendiri, seperti waktu publikasi, kategori, rangkuman, dan lain sebagainya. Semua opsi setting tersebut terletak pada kolom sebelah kanan editor.

Doc Setting

Opsi yang perlu diperhatikan adalah:

  • Featured Image – jika Anda ingin menggunakan “cover” untuk konten Anda, disinilah Anda memililihnya. Anda bisa memilih dari media library atau mengunggah gambar baru.
  • Excerpt – excerpt ini adalah rangkuman dari konten Anda. Jika Anda mengisinya, maka yang tampil di home website adalah apa yang Anda tulis disini.
  • Discussion – opsi untuk mengaktifkan komentar

9. Mempublikasikan Post

Agar konten yang Anda buat dapat dilihat oleh orang lain, Anda perlu untuk mempublikasikan konten tersebut. Untuk mempublikasikan konten Anda cukup dengan menekan tombol publish pada toolbar editor. Dengan menekan tombol tersebut konten yang Anda buat dalam sebuah post akan tampil di home website Anda.

Publish

Tips Tambahan untuk Menggunakan Block Editor

Bagaimana, cukup mudah bukan membuat konten di WordPress?

Block editor adalah editor yang cukup responsif dan mudah digunakan. Dan Anda pasti dapat dengan mudah menggunakannya.

Anda dapat lebih memaksimalkan block editor dengan beberapa tips berikut:

1. Memindahkan Block Toolbar

Seperti yang Anda lihat pada gambar tutorial di atas, ada toolbar yang muncul di steiap block. Jika Anda merasa sedikit terganggu, Anda dapat memindahkannya ke toolbar atas bersama dengan toolbar editor. Klik pada tombol tiga titik yang ada di pojok kanan atas editor dan pilih opsi Top Toolbar.

Toolbar

2. Mengatur Block dengan Block Manager

Block editor memberikan Anda cukup banyak block untuk digunakan, tapi mungkin tidak semua block akan Anda gunakan. Bahkan mungkin akan ada block yang tidak pernah Anda gunakan sama sekali.

Block yang jarang sekali Anda gunakan dapat dinonaktifkan melalui Block Manager. Sehingga tampilannya menjadi lebih rapi dan memudahkan Anda untuk mencari block-block penting yang sering digunakan.

Cara untuk mengakses Block Manager cukup mudah, klik pada tombol tiga titik yang ada di pojok kanan atas editor dan pilih opsi Block Manager.

Anda akan melihat daftar block yang tersedia. Hilangkan ceklis di block yang ingin dinonaktifkan.

Block Manager

3. Menggunakan Keyboard Shortcut

Block editor memiliki keyboard shortcut yang bisa dimanfaatkan jika tidak ingin direpotkan dengan tombol-tombol di editor. Dengan keyboard shortcut Anda cukup menekan tombol di keyboard untuk melakukan perintah tertentu.

Contoh sederhananya adalah ketika Anda menggunakan / untuk memilih block. Atau menggunakan tombol “Ctrl + B” untuk mencetak tebal tanpa harus menekan tombol B di toolbar.

Untuk melihat daftar lengkap keyboard shortcut Anda tinggal menekan “Shift + Alt + H” pada keyboard.

4. Menggunakan Reusable Blocks

Salah satu hal terbaik tentang block editor adalah block-block tersebut dapat disimpan dan digunakan ulang. Fitur ini dinamakan Reusable blocks. Dengan reusable blocks memungkinkan Anda untuk menyimpan block yang telah dibuat dan menggunakannya lagi.

Sebagai contoh, Anda mempunyai block “Tentang Penulis” yang berisi biografi Anda. Tentunya akan sangat merepotkan jika Anda harus selalu membuatnya untuk ditampilkan disetiap artikel yang Anda buat. nah dengan memanfaatkan reusable blocks ini Anda dapat menyimpan block “Tentang Penulis” tadi dan menggunakannya disetiap artikel yang Anda buat.

Reusable Block

Untuk membuat reusable blocks, klik pada tombol tiga titik yang ada di toolbar block lalu klik pada Add to Reusable blocks. Setelah itu beri nama dan klik Save.

Jika Anda ingin menggunakan block itu lagi, tinggal tambah block baru kemudian di tab Reusable pilih block yang And simpan.

Reusable

5. Menambah Variasi Block

WordPress memberikan cukup banyak variasi block yang bisa dipilih. Tapi mungkin Anda ingin menambah varian block yang tidak ada di instalasi bawaan. Anda bisa menggunakan plugin untuk menambah lebih banyak variasi plugin.

Dan dengan tambahan block baru membuat konten di WordPress akan menjadi lebih menyenangkan.

Sebagai contoh, block Table of Contents yang ada di bagian awal modul belajar WordPress ini. Block tersebut ditambah dengan plugin Kadence Blocks.

Ada cukup banyak plugin yang tersedia secara gratis. Berikut beberapa gutenberg plugin yang sudah diinstal lebih dari 100.000.

CoBlocks

CoBlocks memiliki lebih dari 30 block dan sudah lebih dari 400.000 instalasi. CoBlocks juga menawarkan lebih banyak kustomisasi untuk setiap block.

Beberapa block tambahan yang ditawarkan diantaranya:

  • Accordion
  • Icon
  • Pricing table
  • Social sharing

Ultimate Addons for Gutenberg

Plugin ini sudah diinstal lebih dari 200.000 kali. Ultimate Addons ini dibuat oleh developer yang berpengalaman. Banyak produk mereka yang sukses dan mendapatkan review yang baik dari para pengguna WordPress.

Beberapa block tambahan yang ditawarkan diantaranya:

  • How-to
  • Info box
  • Review
  • Table of Contents

Kadence Blocks

Kadence block sudah diinstal lebih dari 100.000 kali. Pengaturan block di plugin ini sangat lengkap. Anda bisa membuat tampilan konten yang menarik menggunakan plugin ini.

Beberapa block tambahan yang ditawarkan diantaranya:

  • Accordion
  • Info box
  • Icon list
  • Tabs
  • Table of Contents

Cukup mudah bukan untuk membuat konten di WordPress?

Jangan lupa untuk tekan tombol “Publish” jika konten yang Anda bikin sudah siap. Jika dirasa masih perlu perbaikan Anda bisa menyimpannya sebagai draft untuk diperbaiki.

Selain Post, Anda juga bisa membuat konten dalam bentuk Page. Perbedaan Post dan Page akan dibahas pada modul selanjutnya.